Perampok di Citra Raya Pura-pura Bertamu

JAKARTA, KOMPAS.com — Perampokan di siang bolong kembali terjadi di Kabupaten Tangerang. Tiga pelaku yang berpura-pura menjadi tamu menyatroni sebuah rumah di Perumahan Citra Raya Jalan Ferdi Timur Blok K5 Nomor 26, Kelurahan Duku, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Senin (27/9/2010) siang.
Sejumlah barang berharga seperti tiga buku sertifikat rumah, sertifikat kios, dan perhiasan emas seberat 50 gram di dalam brankas dibawa kabur pelaku setelah mereka melumpuhkan dua pembantu rumah tangga (PRT), Koni (52) dan Rum (42). Kedua tangan korban diikat, sedangkan mulutnya ditutup dengan plakban.
Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor Metro (Polrestro) Tangerang Kabupaten Arief Setiawan membenarkan peristiwa itu. Ia menjelaskan, perampokan terjadi sekitar pukul 13.00, saat pemilik rumah, Petrus Mandang (64), sedang pergi keluar rumah. Rumah tersebut hanya dijaga dua pembantu rumah tangga.
Informasi yang dihimpun, pelaku yang diperkirakan tiga orang itu datang menggunakan mobil menghampiri rumah korban dengan alasan ingin memasang alarm atas perintah majikannya. Kedua pembantu mempersilakan tamu tersebut masuk dalam rumah.
Saat akan mengambil minuman ke dapur, para pelaku mengikuti dari belakang pembantu tersebut. "Ketika lengah, pelaku langsung memukul dari belakang hingga kedua korban langsung terjadi. Tangan kedua korban diikat dengan tali," jelas Setiawan.
Setelah kedua korban tidak berdaya, para pelaku dengan leluasa mengacak-acak isi rumah, termasuk brankas berisi barang berharga. Begitu puas dengan hasil rampokannya, para pelaku dengan cepat meninggalkan lokasi kejadian. Tak lama setelah para pelaku bergegas, kedua korban langsung melaporkan kejadian itu kepada Kepolisian Sektor (Polsek) Cikupa. "Kasus perampokan ini masih dalam penyelidikan. Kerugian belum bisa ditaksir," tambah Setiawan.

http://regional.kompas.com/read/2010/09/27/22332234/Perampok.di.Citra.Raya.Pura-pura.Bertamu

Related Posts:

Umbar Tembakan, Perampok Berpistol Sergap Nasabah BCA di Citra Raya

. Kab. Tangerang
Korban menunjuk bekas tembakan perampok di mobilnya.(agm)
Kabar6-Kawanan perampok spesialis nasabah bank kembali beraksi di Mardigrass, kawasan Perumahan Citra Raya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Kamis (21/7/2016).

Selain sukses mengasak uang tunai puluhan juta rupiah, pelaku juga menembak mobil yang dikendarai korban.

Informasi yang diperoleh kabar6.com, kejadian bermula ketika korban, Anton (46), warga Taman Raya, Perumahan Citra Raya, Kecamatan Cikupa, baru saja mengambil uang di Bank BCA Cabang Citra Raya.
Baru saja keluar dari kawasan Mardigrass, tiba-tiba mobil Nissan Evalia B 1802 NOP yang dikemudikan Anton, dipepet oleh empat pria yang berboncengan menunggangi dua sepeda motor.
Dua pelaku seketika menodongkan senjata api jenis pistol ke arah Anton. Sementara dua pria lainnya memaksa korban untuk menghentikan mobilnya.
"Dua orang dari kanan nyuruh saya berhenti. Sedangkan dua orang lagi dari kiri mengacungkan pistol ke arah saya," ungkap Anton yang masih dalam kondisi shok kepada kabar6.com.
Sadar keempat orang itu adalah perampok, Anton pun tidak mengindahkan permintaan pelaku dan terus melajukan mobilnya.
Pelaku yang marah akhirnya memuntahkan timah panas ke arah korban dan mengenai kaca samping kiri hingga retak. Dan, Anton yang kaget dengan respon galak pelaku, seketika menghentikan laju mobilnya. "Karena saya gak mau berhenti, pelaku menembak dan membuat kaca mobil pecah. Saya pun kaget dan seketika ngerem. Saat itu, dua pelaku menghentikan motornya di depan mobil saya. Seorang pelaku langsung mendekat dan mengambil tas berisi uang disebelah saya," terang Anton.
Akibat aksi perampokan tersebut, Anton mengaku mengalami kerugian sebesar Rp55 juta. Uang tunai itu rencananya akan dikirimkan melalui western union untuk saudaranya di kampung halaman.
Oleh Anton, peristiwa yang nyaris merenggut nyawanya itu dilaporkan ke pihak kepolisian setempat.(agm)
http://www.kabar6.com/tangerang/kabupaten/22555-umbar-tembakan-perampok-berpistol-sergap-nasabah-bca-di-citra-raya

Related Posts:

Kronologi Pembunuhan Sadis Guru SMK Dibakar di Toilet Tanpa Busana Endang Tri Wahyuni di Tangerang


Berita Hari Ini : Kronologi Pembunuhan Sadis Guru SMK Dibakar di Toilet Tanpa Busana Endang Tri Wahyuni di Tangerang


Garis Polisi
Newsth.com – Guru SMK Dibakar di Toilet merupakan kasus baru yang tergolong dalam pembunuhan sadis di Indonesia. Pembunuhan tersebut kembali terjadi di Tangerang, dimana sebelumnya kasus pembunuhan cangkul yang dialami oleh Enno Fahira.
Berikut kronologi pembunan sadis guru SMK di bakar di Toilet. Guru SMK yang dibakar tersebut diketahui bernama Endang Tri Wahyuni Ristandi berusia 38 tahun. Endang ditemukan dalam kondisi mengenaskan di toilet rumahnya di kawasan Taman Raflesia, Blok E28 RT 8 RW 3, Perumahan Citra Raya, Kecamatan Panongan Tangerang.
Jasad Endang ditemukan tanpa busana dan hangus terbakar pada Rabu 18 Mei 2016 kemarin. Diduga Endang Tri Wahyuni menjadi korban pembunuhan dan mayatnya sengaja di bakar dalam toilet rumahnya.
Tetangga korban Endang Tri Wahyuni mengatakan bahwa dia mendapat laporan dari anak korban berinisial Al. Anak Endang mengaku sempat mencium bau hangus dan gas dari dalam kamar mandi. Setelah mengetahui ibunya hangus terbakar dalam kamar mandi, Al kemudian melaporkan kepada tetangga karena bocah yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) tidak berani membuka toilet.
Para tetangga Endang kemudian melekukan pengecekan dengan membuka pintu toilet. Dalam toilet tersebut ditemukan jenazah Endang Tri Wahyuni dalam kondisi hangus terbakar dan tanpa mengenakan busana.
Ilustrasi Jasad
Foto © Ilustrasi Jasad
Ada tetangga Endang Tri Wahyuni yang menduga kalau karena kesetrum listrik. Namun Ahmad selaku tetangga Endang meyakini bahwa meninggalnya Endang bukan karena kestrum, pasalnya tidak ada kabel listrik ditemui di toilet.
Polisi sudah melakukan olah TKP kasus guru SMK dibakar di Toilet serta meminta keterangan para saksi yang ada di lokasi kejadian. Polisi masih belum bisa memastikan apakah guru SMK itu sengaja dibunuhn dan dibakar atau memang sebuah kecelakaan.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Tangerang, Kompol Gunarko mengatakan bahwa tim sudah ada disana. Rumah Endang Tri Wahyuni juga sudah diberi garis polisi. Gunarko mengaku masih menunggu hasil olah TKP.
http://www.newsth.com/ruptik/16001/berita-hari-ini-kronologi-pembunuhan-sadis-guru-smk-dibakar-di-toilet-tanpa-busana-endang-tri-wahyuni-di-tangerang/

Related Posts:

Rumah yang Terbakar di Citra Raya Tempat Pengoplosan Gas

By  Feb 19, 2016 | 19:10
Sebuah tabung gas meledak di salah satu rumah yang berada di Perumahan Citra Raya Cluster Raflesia Blok F 28/66, Kecamatan Panongan, Tangerang. Akibat ledakan tersebut, empat orang penghuni rumah mengalami luka bakar. (FOTO: Ahmad Ramdzy/ Banten Hits)
Banten Hits - Sebuah tabung gas meledak di sebuah rumah, Perumahan Citra Raya Cluster Raflesia Blok F 28/66, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Jumat (19/2/2016) dini hari.
Saat ledakan terjadi, di dalam rumah tengah berada empat orang yang merupakan satu keluarga. Tiga orang mengalami luka bakar serius, dan satu orang lainnya, balita, meninggal dunia. Ledakan diduga, karena tabung gas yang bocor merupakan hasil oplosan yang beredar di masyarakat.
Terkait dugaan tersebut, pihak Kepolisian Polresta Tangerang mengungkapkan jika rumah yang juga terbakar akibat ledakan gas tersebut adalah tempat pengoplosan gas. Ledakan juga diakibatkan karena gas yang bocor akibat pengoplosan.
"Iya benar, ledakan itu terjadi karena kebocoran gas oplosan. Rumah itu juga memang betul menjadi tempat usaha pengoplosan gas," kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Irman Sugema.

Saat ini kata Kapolres, untuk penyelidikan lebih lanjut, seluruh barang bukti gas elpiji sudah diamankan ke Mapolresta Tangerang. Sementara tiga korban yang mengalami luka bakar kini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Ciputra Cengkareng, Jakarta Barat.

"Korban masih di rumah sakit di Cengkareng, dan satu tewas," jelas Irman.
Peristiwa kebakaran tersebut diduga berasal dari tabung gas yang bocor dan langsung meledak. Diduga, tabung gas tersebut merupakan hasil oplosan yang beredar dimasyarakat.

Argo Danton petugas pemadam kebakaran Kabupaten Tangerang menyebut, kebakaran yang mengakibatkan empat orang mengalami luka bakar akibat terjebak di dalam rumah terjadi sekira pukul 00.15 malam.

"Kejadiannya sekitar jam 12 malam lebih," tuturnya.

Pantauan Banten Hits, garis polisi terpasang di area rumah yang terbakar. Petugas masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran tersebut.(Nda)

http://www.bantenhits.com/metropolitan/43177/rumah-yang-terbakar-di-citra-raya-tempat-pengoplosan-gas

Related Posts:

Ciduk Pengedar di Citra Raya, Polisi Amankan 5 Bungukus Sabu

By  Apr 09, 2016 | 02:49

Lima bungkus Sabu siap edar yang diamankan Sat Narkoba Polresta Tangerang dari salah seorang pengedar di kawasan Citra Raya, Tangerang. (FOTO: Achmad Ramdzy/ Banten Hits)


Banten Hits - Satuan Narkoba Polresta Tangerang kembali mengamankan seorang pengedar Narkoba di wilayah Tangerang. Kali ini, petugas menangkap seorang pria berinisal R (35) yang diduga menjadi pengedar Narkoba jenis Sabu di wilayah Cikupa, Kabupaten Tangerang.

Warga Kadu Sabrang, Kelurahan Cikupa, Kecamatan Cikupa ini ditangkap petugas di Jalan Citra Raya Bundaran I, Tangerang, Jum'at (8/4/2016).

Kasat Narkoba Polresta Tangerang Kompol Agus Hermanto mengungkapkan, tersangka memang sudah sejak lama masuk dalam pemantauan petugas.

"Kami memang sudah lama memantau pelaku, dan setelah cukup bukti baru kita lakukan penangkapan," ujar Agus kepada Banten Hits.
Kata Agus, tersangka R diamankan di sebuah warung rokok. Saat itu, R diduga akan melakukan transaksi dengan calon pembeli barang terlarang tersebut. Saat digeledah, satu bungkus plastik bening yang berisi lima bungkus Sabu didapati petugas dari tersangka. 

“Kita temukan satu bungkus plastik klip bening yang berisi lima bungkus Sabu yang disimpan pelaku dalam bungkus rokok,” terangnya.

Kini, tersangka R harus mempertanggung jawabkan perbuatannya. R, terancam hukuman di atas 5 tahun penjara. Polisi menjeratnya dengan Pasal 114 ayat 1 sub Pasal 112 ayat 1 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009.(Nda)

http://www.bantenhits.com/metropolitan/44026/ciduk-pengedar-di-citra-raya-polisi-amankan-5-bungukus-sabu

Related Posts:

Pembunuhan sadis terjadi di Gerbang Citra Raya Tangerang

Reporter : Mitra Ramadhan | Senin, 7 Juli 2014 15:54
Pembunuhan sadis terjadi di Gerbang Citra Raya Tangerang
Ilustrasi Pembunuhan. ©2014 Merdeka.com
Merdeka.com - Peristiwa pembunuhan sadis terjadi di depan gerbang Perumahan Citra Raya, Jalan Raya Serang, Cikupa, Kabupaten Tangerang pada Minggu (6/7) sekitar pukul 23.00 WIB.

Korban diketahui bernama Landar Istas Pratomo Panjaitan, yang kala itu sedang berbonceng dengan anggota TNI Kodim 0506 Tangerang, yakni Sertu Agus.

Keduanya mengendarai sepeda motor Vixion. Namun, ketika sampai di dekat gerbang Citra Raya, keduanya di pepet dan ditabrak oleh tiga pelaku yang tidak dikenal.

Pelaku menggunakan dua motor jenis matic yang salah satunya menggunakan Yamaha Mio Soul GT, warna Hitam dengan Nomor Polisi B-6017-NLW.

Akibatnya, korban terjatuh tepat di depan patung kuda gerbang Citra Raya. Rupanya saat itu pelaku langsung membacok Landar Istas Pratomo Panjaitan.

Setelah korban jatuh Sertu Agus melihat para pelaku membawa senjata tajam. Kemudian Sertu Agus mengajak korban melarikan diri. Namun, korban tertinggal dan menjadi sasaran para pengeroyok.

Akhirnya, korban menderita luka di tangan, kaki dan punggung. Ketika peristiwa itu terjadi, melintas Brigadir Eriyanto seorang anggota Polsek Panongan. Dia lalu melepaskan tembakan untuk membubarkan pelaku yang sedang mengeroyok korban.

"Satu orang berhasil diamankan untuk kemudian diserahkan ke Polsek Cikupa. Sedangkan korban di bawa ke RS Mulya Insani dengan mobil Satpam Citra Raya kemudian di rujuk Ke RS. Citra Hospital. Namun korban meninggal dunia di Citra Hospital," terang Ardi seorang saksi mata.
https://www.merdeka.com/peristiwa/pembunuhan-sadis-terjadi-di-gerbang-citra-raya-tangerang.html

Related Posts:

Giliran di Mardigras Citra Raya Tangerang Ditemukan Benda Mirip Bom

By  Jan 26, 2016 | 21:32

Kabag Ops Polresta Tangerang Kompol Jarkasih (tengah) saat menunjukkan lokasi penemuan benda diduga bom.(Banten Hits/ Ahmad Ramdzy)


Banten Hits - Sebuah benda yang dicurigai bom ditemukan di kawasan Mardigrass, Citra Raya, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Selasa (26/1/2016) pukul 17.00 WIB. Penemuan benda tersebut praktis membuat geger warga di sekitar lokasi.

Wartawan Banten Hits Ahmad Ramdzy melaporkan, benda yang dicurigai sebagai bom pertama kali ditemukan seorang tukang sapu pada pukul 17.00 wib dan langsung dilaporkan pihak keamaan. Laporan tersebut diteruskan ke kepolisan setempat.
Kepala Bagian Oprasional Polresta Tangerang Kompol Jarkasih mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan kalau benda tersebut adalah bom. Menurutnya, pihaknya masih menunggu tim Gegana Polda Metro Jaya.
"Belum tentu bom, baru informasi ada benda menyerupai bom. Kita tunggu tim Gegana dulu," ujarnya.
Jarkasih menambahkan, benda mirip bom tersebut belum bisa dievakuasi karena masih menunggu kedatangan tim Penjinak Bom (Jibom) dari Gegana Polda Metro Jaya.
"Benda miirp bom itu masih ada di lokasi dan belum dievakuasi. Kami masih tunggu tim Jibom," ungkapnya.
Jumat (22/1/2015) lalu, benda dicurigai bom juga ditemukan di PT Mahono Indonesia, di Kampung Pabuaran, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.  Menurut Saepul Urip, salah satu security pabrik, benda terbungkus plastik hitam yang tergantung pada sebuah talang air tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang langsung melapor ke petugas.

Seminggu sebelumnya, benda yang menyerupai bom juga ditemukan di pusat perbelanjaan Summarecon Mall Serpong (SMS) Gading Serpong, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Jumat (15/1/2015).

Benda mencurigakan yang diduga bom berupa jam yang dililit kabel dan dimasukan ke dalam sebuah toples tersebut, pertama kali ditemukan oleh Dennis, salah seorang karyawan konter handphone yang tengah memperbaiki sepeda motor di depan toko.(Rus)
 http://www.tangeranghits.com/metropolitan/42775

Related Posts:

Benda Diduga Bom Ditemukan di Kompleks Citra Raya

Rabu, 27 Januari 2016 , 05:36:00


Ilustrasi. Foto: dok jpnn
Ilustrasi. Foto: dok jpnn
BERITA TERKAIT

TANGERANG – Benda mirip bom rakitan kembali ditemukan di wilayah Kompleks Citra Raya, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Selasa (26/1). Informasi yang didapat, benda yang terbungkus plastik warna hitam ini ditemukan oleh salah seorang tukang sapu di depan ATM BCA.
Deputi General Manager Estate PT Ciputra Hospital, Meita Mediawati menjelaskan, pihaknya mendapat laporan sekitar pukul 17.00 WIB. Menurutnya, benda tersebut ditemukan terbungkus plastik. “Habis dapat, sempat dibawa-bawa, dan diliatin ke orang-orang. Setelah melihat benda ini seperti bom, langsung dibuang,” ujar Meita Mediawati kepada Banten Raya di lokasi kejadian.'
Kabag Ops Polresta Tangerang, Kompol Jarkasih menjelaskan, begitu mendapatkan laporan, pihak kepolisian langsung mengamankan lokasi, dengan memberikan garis polisi. Ia juga mengatakan, sebelumnya, teror bom juga terjadi di Kampung Pabuaran, Desaa Dukuh, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, yang berjarak sekitar 3 kilo meter dari tempat kejadian di ruko Mardi Gras Citra Raya. 
“Diduga mirip bom. Benda ini terbungkus plastik kresek warna hitam. Tapi kita belum bisa memastikan apakah bom atau bukan. Kita masih menunggu dari tim penjinak bom Gegana Brimob Polda Metro Jaya,” katanya.
Diberitakan sebelumnya, beberapa waktu lalu teror bom sempat terjadi di Summarecon Mall Serpong (SMS) dan Desa Dukuh. Namun, berdasarkan pemeriksaan dari Tim Jibom Gegana Brimob Polda Metro Jaya, dua benda mirip bom tersebut tidak ditemukan unsur bahan peledak. (widi/dil/jpnn)
http://www.jpnn.com/read/2016/01/27/353021/Benda-Diduga-Bom-Ditemukan-di-Kompleks-Citra-Raya-

Related Posts: